
SANGATTA, Pengurus Federasi Savate Indonesia (FSI) Kabupaten Kutai Timur resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) FSI Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi sekaligus menyusun langkah strategis pengembangan olahraga Savate di Kabupaten Kutai Timur. 07/08/2026
Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Prosesi pelantikan ditandai dengan pengukuhan jajaran pengurus serta penyerahan dan pengibaran bendera FSI sebagai simbol dimulainya amanah kepengurusan dalam menjalankan roda organisasi di tingkat Kabupaten Kutai Timur.
Pelantikan pengurus FSI Kabupaten Kutai Timur dilakukan oleh jajaran Pengurus Provinsi Federasi Savate Indonesia (FSI) Kalimantan Timur, yang memberikan amanah kepada pengurus terpilih untuk membangun organisasi secara profesional, solid dan berkelanjutan.
Susun Program Kerja dan Strategi Pembinaan Atlet
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja FSI Kabupaten Kutai Timur. Raker menjadi forum untuk menyatukan visi dan menyusun program kerja organisasi, khususnya dalam bidang organisasi, kepelatihan, perwasitan, media, serta pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.
Pembentukan kepengurusan di tingkat club dinilai menjadi langkah penting dalam memperluas pembinaan olahraga Savate di Kalimantan Timur. Sebelumnya, FSI Kalimantan Timur juga telah memperluas kepengurusan hingga seluruh kabupaten/kota di Kaltim dan menargetkan prestasi tinggi pada kejuaraan nasional 2026.
Savate sendiri merupakan cabang olahraga bela diri asal Prancis yang menggabungkan teknik pukulan dan tendangan dengan karakteristik serta aturan pertandingan tersendiri. Perkembangan Savate di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, termasuk dengan semakin banyaknya kepengurusan daerah yang terbentuk.
Wadah Pembinaan Generasi Muda Kutai Timur
Dengan terbentuknya kepengurusan FSI Kabupaten Kutai Timur, olahraga Savate diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan dan pengembangan potensi generasi muda.
Melalui program kerja yang telah disusun, FSI Kutai Timur diharapkan mampu melakukan pembinaan atlet secara berjenjang, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, memperluas sosialisasi Savate ke masyarakat serta mempersiapkan atlet-atlet potensial untuk mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
Rapat kerja juga menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh bidang dalam kepengurusan dapat bekerja secara terarah dan saling bersinergi.



