TAMBANG MAKAN KORBAN LAGI, GPM KUTIM PERTANYAKAN KOMITMEN KESELAMATAN KPC

Sangatta – Nyawa Pekerja Hilang di Tambang KPC, GPM Kutim: Jangan Tutupi Kelalaian!
Ketua Gerakan Pemuda Marhaenis Kutai Timur, Bung Dimas Irawan, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya seorang operator dump truck di area tambang KPC Kutai Timur. Peristiwa tragis ini menjadi duka bagi keluarga korban dan sekaligus peringatan keras bagi seluruh pihak terkait pentingnya keselamatan kerja di lingkungan pertambangan.
Bung Dimas Irawan menegaskan bahwa kecelakaan kerja yang menyebabkan hilangnya nyawa pekerja tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa. Keselamatan buruh harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan produksi maupun keuntungan perusahaan.
“Kami meminta pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, investigasi harus dilakukan secara terbuka agar publik mengetahui penyebab pasti dari kejadian ini,” tegas Bung Dimas Irawan.
Gerakan Pemuda Marhaenis Kutai Timur juga mendesak:
Dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas operasional pertambangan.
Jaminan perlindungan kerja bagi seluruh karyawan dan operator di area tambang.
Menurut Bung Dimas Irawan, pemerintah daerah dan instansi terkait tidak boleh tinggal diam terhadap persoalan keselamatan kerja di sektor pertambangan yang kerap memakan korban.
“Nyawa pekerja bukan sekadar angka statistik. Buruh bukan alat produksi yang bisa diganti begitu saja. Keselamatan pekerja harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Bung Dimas Irawan.
Gerakan Pemuda Marhaenis Kutai Timur berharap kejadian ini menjadi evaluasi serius agar tragedi serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Penulis : why

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *