DWI ANGGIA, ANGKAT BICARA SOAL KENAIKAN HARGA BBM 2026

Foto: BBM wilayah DKI Jakarta mengalami kenaikan signifikan dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter. Gambar by AI.

SEROONEWS.COM – Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan mekanisme yang mengikuti dinamika pasar global, termasuk fluktuasi harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Tak hanya itu, kebijakan tersebut diambil sebagai respons terhadap kondisi ekonomi internasional yang tidak stabil. Kata Dwi Anggia

“Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujar Anggia, Sabtu (18/4/26).

Dalam konteks tersebut, pemerintah berupaya menjaga agar kebijakan harga tetap transparan, kompetitif dan tidak menimbulkan distorsi di pasar energi domestik.

Anggia juga menegaskan bahwa harga Pertalite dan solar subsidi akan tetap dijaga stabil hingga akhir tahun 2026, guna melindungi daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Lebih lanjut, hal penting yang perlu kami tekankan adalah pemerintah memastikan harga BBM subsidi, baik itu pertalite dan solar subsidi tidak akan naik. Tutup Anggia

Sumber: triaspolitica.net

Penulis: Aliyul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *