Foto: Potret Harmoni Guru dan Pekerja SPPG Layani Generasi Masa Depan, Ilustrasi by AI
SEROONEWS.COM – Guru adalah fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Tanpa peran guru, progam lain termasuk pemenuhan gizi, tidak akan memiliki dampak maksimal dalam jangka panjang.
Generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing hanya lahir dan dibentuk oleh peran guru. Jika kita telaah lebih dalam, muncul satu pertanyaan yang mendasar, apakah guru sudah ditempatkan pada posisi yang seharusnya?
Dalam berbagai kebijakan dan realitas di lapangan, profesi guru kerap kali belum mendapatkan prioritas yang sepadan. Masih banyak guru yang harus berjuang dengan keterbatasan fasilitas, kesejahteraan yang belum merata, hingga tantangan beban kerja yang tinggi.
Sementara itu, program-program lain justru kerap tampil lebih “menonjol” dengan dukungan sarana yang lebih modern.
Bukan berarti peran pekerja SPPG atau sektor kesehatan tidak penting. Gizi yang baik memang menjadi salah satu kunci tumbuh kembang anak.
Namun, perlu ditegaskan bahwa pendidikan adalah pilar utama yang menentukan arah masa depan bangsa. Jika harus menentukan prioritas, maka guru seharusnya berada di garis terdepan.
Kita tidak boleh terjebak pada narasi “semua sama penting” tanpa melihat urgensinya.
Padahal, dalam konteks pembangunan jangka panjang, investasi pada guru adalah investasi paling strategis. Kesejahteraan, pelatihan, serta penghargaan terhadap profesi guru harus menjadi fokus utama.
Sesuai dengan gambar berita ini, pemandangan di jalan itu seharusnya menjadi refleksi bahwa ketika seorang guru masih mengayuh sepeda dengan segala keterbatasan, sementara sektor lain mulai berlari dengan teknologi.
Berarti ada ketimpangan yang perlu segera diperbaiki dan sudah saatnya kita menata ulang prioritas, yaitu memuliakan guru bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan nyata.
Penulis: Aliyul







