LIMA WISATAWAN TERHEMPAS KE AREA PASIR PANTAI HARAPAN AMMANI, BERAKHIR KONDUSIF

Foto: Tangkapan layar dari video yang dibagikan oleh radarpena.co.id, di instagram.

SEROONEWS.COM – Pantai Harapan Ammani merupakan salah satu destinasi wisata yang populer. Terletak di Desa Mattiro Tasi, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Pantai ini dikenal dengan pasirnya yang landai dan menjadi pusat kuliner hidangan laut di Pinrang.

Akan tetapi, pada Senin sore, (30/3/26) lalu sekitar pukul 16.30 WITA telah terjadi sebuah insiden wahana air di pantai Harapan Ammani, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Hal tersebut di duga akibat jalur penarikan yang terlalu ke pinggir, wahana yang berbentuk bulat tersebut ditarik oleh perahu (boat), mengakibatkan penumpang justru terpental ke area pasir.

Dilihat dari rekaman video yang telah beredar, bahwa perahu yang menarik wahana tersebut arahnya terlalu mendekati bibir pantai. Akibatnya insiden tersebut terjadi.

Dalam rekaman video yang beredar juga, terlihat penumpang yang masih mengenakan pelampung saat terpental dari wahana.

“Beberapa diantaranya dilaporkan mengalami luka ringan.” Sumber: radarpena.co.id

Insiden ini menjadi sorotan publik, sehingga pada Sabtu, (4/4/26) pengelola Wisata Pantai Harapan Ammani, Ansar, kepada media pijarnews.com menjelaskan bahwa insiden bermula saat wahana tersebut telah selesai membawa wisatawan berkeliling satu putaran.

Pihak pengelola bergerak cepat melakukan mediasi antara penyedia wahana (juragan speed) dengan para pengunjung yang menjadi korban. Masalah tersebut akhirnya diselesaikan secara damai tanpa melalui jalur hukum.

“Kita adakan mediasi supaya tidak ada yang merasa tersakiti. Akhirnya kedua belah pihak saling meminta maaf. Setiap ada masalah di sini, insyAllah kami selesaikan secara kekeluargaan,” pungkasnya kepada media pijarnews.com

Keadaan di Pantai Harapan Ammani kini dilaporkan telah kembali kondusif, namun pengelola mengimbau para operator wahana air untuk lebih berhati-hati saat mengoperasikan kendaraan demi keselamatan pengunjung/para wisatawan.

Penulis: Aliyul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *